MASIH BISAKAH KITA DURHAKA.?
Saya medatangi ibu yang sedang sibuk menyiapkan makan malam untuk keluarga. Saya menyerahkan secarik kertas kepada ibu. Setelah sang ibu menyiapkan makanan dan mengeringkan tangannya dengan clemek yang menempel di badannya, ia lalu mulai membaca daftar yang tertulis di kertas itu
Ongkos memebersihkan kamar Rp 5.000
Ongkos belanja keperluan ibu di pasar Rp 5.000
Ongkos menunggu adik ketika ibu keluar Rp 2.500
Ongkos membuang sampah Rp 2.000
Ongkos membersihkan bekas makan Rp 5.000
~Sembilan bulan saya membawamu kesana kesini dalam kandungan tempat kamu tumbuh semakin besar biayanya...............................................................................................................GRATIS
~Bertahun-tahun saya memebesarkanmu ........................................... .........................GRATIS
~Berulang kali saya melek malam karena merawatmu ketika kau sakit.......................GRATIS
~Doa dan air mata untuk keselamatanmu......................................................................GRATIS
~Makan, Pakaian, Mainan, termasuk membersihkan ingusmu.....................................GRATIS
Nak, kalau semua kau jumlahkan maka biaya kasih sayangku kepadamu GRATIS.
Meneteslah air mata saya, lalu saya memeluk ibu, "Ibu, maafkan aku"
Ibu selalu memberi tanpa mengharap balasan. Adakah di antara kita yang berani berkata bahwa kita sudah cukup untuk membalas kebaikan ibu. kita sering bersikap kurang ajar kepada mereka bahkan sejak usia dini, sejak kita masih berupa janin. Berapa kali kita menyepak dan menendang perut ibu kita. Tendangan itu menyebabkan ibu kesakitan. tapi adakah dia marah dengan kejadian itu.? Saya kira kita semua tahu jawabannya.
Dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa kebanyakan adzab dan siksa oleh Allah di akhirkan sampai kiamat, kecuali untuk mereka yang durhaka kepada orang tua naudzubillah.
Mencoba menampilkan kata bijak.
# Ibu adalah orang yang, jika ada 2 roti untuk bertuga, maka Ia selalu bilang tidak berminat makan roti ataupun bilang udah kenyang,
#Apapun saya ini, siapapun saya ini saya selalu berhutang budi pada malaikatku, Ibuku,
Ongkos memebersihkan kamar Rp 5.000
Ongkos belanja keperluan ibu di pasar Rp 5.000
Ongkos menunggu adik ketika ibu keluar Rp 2.500
Ongkos membuang sampah Rp 2.000
Ongkos membersihkan bekas makan Rp 5.000
Jumlah Rp 20.000Sang ibu menatap wajah anaknya sejenak lalu membaik kertas dan mulai menulis.
~Sembilan bulan saya membawamu kesana kesini dalam kandungan tempat kamu tumbuh semakin besar biayanya...............................................................................................................GRATIS
~Bertahun-tahun saya memebesarkanmu ........................................... .........................GRATIS
~Berulang kali saya melek malam karena merawatmu ketika kau sakit.......................GRATIS
~Doa dan air mata untuk keselamatanmu......................................................................GRATIS
~Makan, Pakaian, Mainan, termasuk membersihkan ingusmu.....................................GRATIS
Nak, kalau semua kau jumlahkan maka biaya kasih sayangku kepadamu GRATIS.
Meneteslah air mata saya, lalu saya memeluk ibu, "Ibu, maafkan aku"
Ibu selalu memberi tanpa mengharap balasan. Adakah di antara kita yang berani berkata bahwa kita sudah cukup untuk membalas kebaikan ibu. kita sering bersikap kurang ajar kepada mereka bahkan sejak usia dini, sejak kita masih berupa janin. Berapa kali kita menyepak dan menendang perut ibu kita. Tendangan itu menyebabkan ibu kesakitan. tapi adakah dia marah dengan kejadian itu.? Saya kira kita semua tahu jawabannya.
Dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa kebanyakan adzab dan siksa oleh Allah di akhirkan sampai kiamat, kecuali untuk mereka yang durhaka kepada orang tua naudzubillah.
Mencoba menampilkan kata bijak.
# Ibu adalah orang yang, jika ada 2 roti untuk bertuga, maka Ia selalu bilang tidak berminat makan roti ataupun bilang udah kenyang,
#Apapun saya ini, siapapun saya ini saya selalu berhutang budi pada malaikatku, Ibuku,



Komentar
Posting Komentar